Muhammadiyah Payakumbuh Bakal Gelar Pengkajian Khusus dan Ikhtiar Menyelamatkan Keluarga

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh, Dr. Irwandi Nashir. (foto; ist)

PAYAKUMBUH, FOKUSSUMBAR.COM – Keluarga menjadi gambaran nyata di tengah ancaman krisis sosial yang kian mengintai kehidupan bermasyarakat. Maraknya kasus perceraian, himpitan ekonomi yang kian berat, hingga disrupsi digital yang menggerus pola asuh anak menunjukkan betapa rapuhnya benteng rumah tangga tanpa fondasi agama dan mental yang kokoh.

Merespons dinamika tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Payakumbuh menggelar pengkajian khusus bertajuk “Keluarga Tangguh, Umat Berdaya”. Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda rutin bulanan Pengajian Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad (30/8/2026) mulai pukul 09.30 WIB, di Masjid Ansharullah Muhammadiyah, Kota Payakumbuh.

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Pengadilan Agama Kota Bukittinggi Salman Tuanku Rajo. Berbekal pengalamannya menangani persidangan keretakan rumah tangga, Dr.Salman bakal membedah formula ketahanan keluarga dari kacamata hukum Islam dan realitas sosial.

Baca Juga :  Ilmu yang tak Mati

Ketua PDM Kota Payakumbuh Dr. Irwandi Nashir menegaskan, ketahanan keluarga merupakan benteng paling vital dalam menjaga keutuhan masyarakat.

“Keluarga adalah benteng paling depan. Kalau rumah tangga goyah, umat ikut ambruk. Kita harus membentengi keluarga dengan iman, pemahaman hukum, dan empati,” ujar Irwandi.

Irwandi pun mengajak masyarakat luas, mulai dari kepala keluarga, ibu rumah tangga, hingga kaum muda, untuk menghadiri pengkajian terbuka tersebut.

Aktivitas keagamaan di Masjid Ansharullah Muhammadiyah sendiri terbilang dinamis. Selain pengajian bulanan, masjid ini rutin menggelar kajian malam serta kajian subuh pada Ahad pagi. Organisasi ‘Aisyiyah juga aktif membina umat lewat kajian khusus setiap Jumat pagi pukul 09.00–11.00 WIB.

Baca Juga :  Ketika Bencana Melampaui Kapasitas Daerah Otonom

Selain penguatan spiritual, gerakan dakwah Muhammadiyah Payakumbuh diwujudkan lewat kerja-kerja sosial-ekonomi. Melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Payakumbuh, penyaluran bantuan pemberdayaan ekonomi dhuafa, pembinaan mualaf, hingga beasiswa pendidikan terus bergulir. (*/bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *