Wako Pariaman Dorong Perlindungan Pekerja BPU lewat JKK dan JKM

Walikota Pariaman, Yota Balad didampingi Wawako Mulyadi menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU) yang merupakan kerjasama antara Pemko dengan BPJS Ketenagakerjaan Pariaman. (foto; ist)

PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Walikota Pariaman, Yota Balad membuka kegiatan Sosialisasi Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU) yang merupakan kerjasama antara Pemko Pariaman bersama BPJS Ketenagakerjaan Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Senin (2/3/2026).

Acara yang juga dihadiri Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi ini, dirangkaikan dengan penyerahan santunan jaminan kematian kepada ahli waris peserta yang telah berpulang.

Dalam sambutannya, Yota Balad menekankan pentingnya jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi seluruh masyarakat khususnya di Kota Pariaman, karena pekerja mandiri seperti pedagang, petani, nelayan, hingga pengemudi ojek, risiko pekerjaan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Pemerintah Kota Pariaman terus mendorong agar seluruh pekerja BPU warga Kota Pariaman terdaftar dalam program JKK dan JKM dengan gratis, karena telah ditanggung pemerintah Kota Pariaman. Tidak hanya itu, Kita juga telah memiliki inovasi “TUWAI KETAN” (Satu Pegawai Satu Pekerja Rentan) yang BPJS Ketenagakerjaannya ditanggung oleh ASN dilingkungan Pemko Pariaman, jelas Wako.

“Hal ini bukan sekadar kewajiban iuran, tapi bentuk kasih sayang kita kepada keluarga agar mereka memiliki jaring pengaman ekonomi jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Pariaman dan Wakil Walikota Pariaman juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai Pemko Pariaman. Penyerahan ini menjadi bukti nyata bahwa program jaminan sosial memberikan manfaat konkrit bagi masyarakat. (dewi/fadli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *