Galih Kartasasmita Lantik Pengprov PBPI Sumbar, Hamdanus Optimistis Padel Jadi Kekuatan Baru Olahraga Daerah

Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita, Ketua Pengprov PBPI Sumbar Tommy Rumengan, Anggota DPR, Andre Rosiade, Ketua KONI Sumbar, Hamdanus berbincang usai pelantikan Pengprov PBPI Sumbar, Sabtu (6/6/2026). (Foto Istimewa)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Pengurus Provinsi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sumatera Barat periode 2026-2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, di Hotel Santika Padang, Sabtu (6/6/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya langkah organisasi untuk mengembangkan olahraga padel di Ranah Minang.

Kepengurusan PBPI Sumbar dipimpin oleh Tommy Rumengan. Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Ketua KONI Sumbar Hamdanus.

Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita mengatakan perkembangan padel di Indonesia saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Bahkan, Indonesia disebut sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan olahraga padel tercepat di kawasan Asia.

Karena itu, kata Galih, seluruh pengurus daerah harus mulai fokus membangun pembinaan atlet secara berjenjang, memperbanyak kompetisi, serta menyiapkan atlet muda yang mampu bersaing di level nasional dan internasional.

“Kita sedang mempersiapkan berbagai agenda internasional. Akhir tahun ini Indonesia akan menjadi tuan rumah Junior Asia Cup yang diikuti 14 negara. Daerah-daerah harus mulai serius mempersiapkan atlet-atlet mudanya agar bisa menjadi bagian dari tim nasional di masa depan,” ujarnya.

Galih menilai Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat pembinaan padel nasional, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap olahraga serta dukungan dari berbagai pihak.

Sementara itu, Ketua Pengprov PBPI Sumbar Tommy Rumengan menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem padel yang kuat di Sumatera Barat.

Menurutnya, pengurus yang baru dilantik akan fokus memperluas sosialisasi olahraga padel, meningkatkan jumlah kompetisi, serta mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai daerah di Sumbar.

Tommy juga menyampaikan apresiasi kepada Andre Rosiade yang dinilainya telah memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan padel melalui penyelenggaraan Rosiade Padel Cup 2026.

“Hari ini kita juga punya turnamen yang diadakan Pak Andre Rosiade. Ini megah sekali. Terima kasih Pak Andre yang telah mewarnai dan membuat padel semakin ramai di Sumatera Barat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Andre Rosiade menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru PBPI Sumbar. Ia optimistis olahraga padel akan berkembang pesat dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi jika didukung kompetisi yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen, Andre memastikan Rosiade Padel Cup akan menjadi agenda rutin di Sumatera Barat dan ditargetkan digelar dua kali setiap tahun.

“Insyaallah, Rosiade Padel Cup akan kami gelar dua kali setiap tahun di Sumatera Barat,” ujarnya.

Andre menambahkan, semakin banyak turnamen yang digelar akan semakin mempercepat peningkatan kualitas atlet dan memperluas basis komunitas padel di daerah.

Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyambut baik terbentuknya kepengurusan PBPI Sumbar. Menurutnya, kehadiran cabang olahraga baru ini menjadi tambahan kekuatan bagi dunia olahraga Sumatera Barat yang selama ini dikenal konsisten melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional.

Hamdanus mengatakan KONI Sumbar mendukung penuh upaya PBPI Sumbar dalam membangun organisasi, memperluas pembinaan, serta menciptakan sistem kompetisi yang berkesinambungan.

“Kami melihat padel memiliki prospek yang sangat baik. Perkembangannya sangat cepat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Karena itu, kami menyambut baik kehadiran Pengprov PBPI Sumbar sebagai wadah resmi yang akan mengelola pembinaan olahraga ini secara terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Hamdanus berharap PBPI Sumbar segera menyusun program kerja yang menyentuh seluruh daerah di Sumatera Barat sehingga olahraga padel tidak hanya berkembang di Kota Padang, tetapi juga menjangkau kabupaten dan kota lainnya.

“KONI Sumbar tentu siap bersinergi. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana PBPI mampu membangun pembinaan dari usia dini, memperbanyak kompetisi, dan menyiapkan atlet-atlet yang nantinya bisa mewakili Sumatera Barat pada ajang nasional. Kalau pembinaannya berjalan baik, saya yakin Sumbar bisa menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam olahraga padel di Indonesia,” ujarnya.

Hamdanus juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Andre Rosiade yang telah menghadirkan turnamen berskala besar di Sumatera Barat.

“Turnamen seperti Rosiade Padel Cup sangat penting karena menjadi ruang bagi atlet dan komunitas untuk berkembang. Semakin banyak event yang digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di masa mendatang,” tuturnya.

Dengan dukungan PBPI pusat, KONI Sumbar, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, PBPI Sumbar optimistis mampu mempercepat pertumbuhan olahraga padel dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *