SAWAHLUNTO, FOKUSSUMBAR.COM – Gelaran turnamen sepakbola Kelompok Umur (KU) 10 dan KU 12 yang berlangsung di Kota Sawahlunto terbukti tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet muda, tetapi juga memberikan dampak berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi sektor ekonomi, pariwisata, dan perputaran pelaku UMKM di Kota Warisan Dunia ini.
Turnamen ini akan diikuti oleh puluhan tim dari berbagai daerah dan diprediksi menyedot perhatian ribuan pengunjung, mulai dari para pemain muda, jajaran pelatih, hingga orang tua yang setia mendampingi anak-anak mereka bertanding.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kompetisi ini dan secara resmi mengajak berbagai lapisan masyarakat lokal Sawahlunto serta insan sepakbola dimanapun untuk datang menyaksikan turnamen ini yang akan digelar pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan olahraga berbasis massa seperti ini merupakan strategi jitu untuk menggerakkan roda perekonomian lokal secara instan dan masif.
Di Sawahlunto, bagi peserta dan pengunjung dapat menginap di Hotel, homestay, dan penginapan di sekitar kota, selain itu tersedia Kuliner lokal yang membuat pengunjung betah di Sawahlunto.
“Bagi keluarga peserta yang memanfaatkan momentum turnamen ini dapat berwisata menikmati keindahan sejarah dan destinasi wisata warisan budaya dunia UNESCO yang ada di Sawahlunto. Inilah yang kita sebut sebagai multi-effect dari sport tourism,” ujarnya.
Turnamen ini juga menjadi panggung penting bagi pengembangan bakat sepakbola sejak usia dini. Pemerintah Kota Sawahlunto berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi ruang-ruang kompetisi yang sehat guna melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional, termasuk memperkuat eksistensi klub kebanggaan lokal seperti PS. GAS. (Dalen)






