Unidha Latih Siswa SMA dan SMK Padang Teknologi AI dan 3D Printing

Dosen Prodi Teknik Mesin Unidha mengenalkan desain AI 3D printing di SMKN 1 Sumbar, Padang (Foto ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM— Program Studi Teknik Mesin Universitas Dharma Andalas (Unidha) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan mesin 3D printing bagi siswa SMA dan SMK di Kota Padang.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa serta berlangsung di tiga sekolah, yakni SMKN 1 Sumatera Barat, SMKN 1 Padang, dan SMA PGRI 3 Padang.

Ketua Prodi Teknik Mesin Unidha, Sanny Ardhy, mengatakan pelatihan ini bertujuan mengenalkan penerapan teknologi AI dalam pengembangan produk menggunakan mesin 3D printing.

Menurutnya, teknologi ini sangat relevan di era otomasi karena mampu memproduksi komponen yang kompleks dan presisi.

“Mesin 3D printing berguna sekali di zaman teknologi artificial intelligence (AI) saat ini. Mesin ini mampu membuat komponen produk yang lebih kompleks dan fungsional, serta dilengkapi sensor yang menjaga konsistensi kualitas produk,” ujarnya.

Sanny menambahkan, pemahaman teknologi ini dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk memasuki dunia kerja, khususnya di sektor industri berbasis otomasi.

Selain itu, mesin 3D printing juga dapat digunakan untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti aksesoris, komponen mesin, hingga mainan edukatif.

Kepala SMKN 1 Sumatera Barat, Zulkifli, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi sangat membantu sekolah dalam meningkatkan kompetensi siswa.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran perguruan tinggi yang mau berbagi ilmu kepada siswa kami. Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang solutif dan aplikatif. Dengan pelatihan teknologi 4.0 ini, siswa juga memiliki peluang untuk berwirausaha, termasuk membuat dan menjual produk dari mesin 3D printing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Mesin Unidha, Meiki Eru Putra, menjelaskan bahwa mesin 3D printing yang digunakan dalam pelatihan ini merupakan hasil pengembangan dosen dan mahasiswa.

“Mesin ini akan terus disempurnakan dan diintegrasikan dengan kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), serta data analitik. Pelatihan ini juga melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMA PGRI 3 Padang, Afdhal Halim. Ia menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dalam memperkenalkan teknologi modern kepada siswa.

“Mesin 3D printing memiliki banyak manfaat. Mesin ini dapat mendesain produk cetakan dalam waktu singkat, efisien, dan memiliki nilai ekonomi tinggi untuk produk turunan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teknologi masa depan sekaligus memperkuat kompetensi dalam menghadapi tantangan dunia industri. (*/jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *