KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang Bekali Pengurus OSIM MTsN 04 Padang Pariaman dengan Jiwa Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 52 UIN Imam Bonjol Padang Posko Tandikek Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, berswafoto dengan siswa MTsN 04 Padang Pariaman seusai Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM) bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). (foto; ist)

PADANG PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 52 UIN Imam Bonjol Padang Posko Tandikek Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, berkolaborasi dengan MTsN 04 Padang Pariaman dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM) bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), Jumat-Sabtu (7-8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang dengan lembaga pendidikan dalam memberikan pembinaan karakter dan kepemimpinan kepada generasi muda.

Dalam kegiatan LDKM tersebut, mahasiswa KKN 52 dipercaya untuk menjadi pemateri dan memberikan pembekalan kepada seluruh pengurus OSIM mengenai pentingnya kepemimpinan serta manajemen organisasi yang baik.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas bagaimana menjadi seorang pemimpin, tetapi juga menekankan pentingnya kemampuan mengelola organisasi secara terarah.

Para peserta dibekali pemahaman mengenai pembagian tugas, komunikasi antarpengurus, kerja sama tim, kedisiplinan, tanggung jawab, pengambilan keputusan, hingga bagaimana membangun organisasi yang solid dan mampu mencapai tujuan bersama.

Ketua KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang Posko Tandikek Selatan, Putra Rahmadani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan.

BACA JUGA :  Menata Arah, Menghadirkan Identitas: Inovasi Mahasiswa KKN UNP melalui Petunjuk Arah dan Maskot Pertama Nagari Koto Ranah

“Kami melihat bahwa kepemimpinan itu tidak lahir secara instan. Ia dibentuk melalui proses, pengalaman, keberanian untuk belajar, dan kemauan untuk bertanggung jawab. Karena itu, melalui LDKM ini kami ingin menanamkan kepada adik-adik pengurus OSIM bahwa organisasi bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana kita belajar bekerja sama, mengelola amanah, dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Putra Rahmadani.

Ia juga menekankan bahwa kaderisasi memiliki peran penting dalam keberlanjutan sebuah organisasi. Menurutnya, generasi yang saat ini mendapatkan pembinaan merupakan calon pemimpin yang nantinya akan mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.

“Kaderisasi bukan sekadar menyiapkan siapa yang akan menggantikan kita, tetapi menyiapkan siapa yang akan melanjutkan kebaikan yang telah kita mulai. Kami berharap apa yang kami sampaikan hari ini tidak berhenti di dalam ruangan, tetapi bisa diterapkan dalam kepengurusan OSIM dan menjadi bekal mereka untuk memimpin di masa depan,” tambahnya.

Pihak MTsN 04 Padang Pariaman menyambut positif kolaborasi tersebut. Pihak madrasah mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang yang turut memberikan pembekalan kepada para pengurus OSIM.

Kegiatan LDKM dinilai menjadi sarana penting untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, serta tanggung jawab siswa dalam menjalankan organisasi di lingkungan madrasah.

BACA JUGA :  ‎Serial Kurenah Malanca: "Bagak Nomor Duo"

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan bersama mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang. Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan para pengurus OSIM. Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak kami tidak hanya memahami bagaimana menjalankan organisasi, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, mampu bekerja sama, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik,” ujar kepsek MTsN 04 Padang Pariaman

Lebih lanjut, pihak madrasah berharap kolaborasi antara MTsN 04 Padang Pariaman dan mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memberikan pengalaman dan wawasan tambahan bagi siswa, khususnya dalam pengembangan karakter, pendidikan, komunikasi, dan kepemimpinan.

Kegiatan LDKM berlangsung dengan antusias. Para peserta mengikuti materi dan diskusi secara aktif. Interaksi antara pemateri dan peserta juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut, sehingga pembelajaran kepemimpinan tidak hanya berlangsung secara teoritis, tetapi juga dikaitkan dengan pengalaman dan persoalan yang dihadapi pengurus OSIM dalam menjalankan organisasi.

Bagi mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang, kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan. Sebagai mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi Islam, kontribusi yang diberikan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, tanggung jawab, dan kepedulian sosial generasi muda.

BACA JUGA :  Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal

Kegiatan LDKM di MTsN 04 Padang Pariaman menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga pendidikan dapat menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan generasi muda yang berani mengambil peran. Sebab, pemimpin masa depan tidak selalu lahir dari ruang-ruang besar, tetapi dapat mulai tumbuh dari keberanian seorang siswa untuk belajar bertanggung jawab terhadap tugas kecil yang dipercayakan kepadanya.

Melalui kolaborasi tersebut, KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang berharap para pengurus OSIM MTsN 04 Padang Pariaman mampu membawa semangat kepemimpinan yang telah diperoleh ke dalam kehidupan organisasi dan lingkungan madrasah. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *