PESISIR SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM — Kebakaran melanda kawasan Komplek Perumahan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Kobaran api terlihat membesar dari salah satu gudang yang berada di komplek tersebut.
Informasi kebakaran diketahui warga setempat setelah mencium bau asap yang cukup menyengat. Salah seorang warga, Ok (50), kemudian melihat adanya api yang sudah membesar di bagian gudang Komplek Pertanian.
Melihat kondisi tersebut, Ok langsung berupaya meminta bantuan ke kantor pemadam kebakaran yang lokasinya tidak jauh dari kawasan tersebut. Langkah cepat itu dilakukan karena nomor pegawai pemadam kebakaran yang coba dihubungi tidak kunjung mendapat respons.
“Saya mengetahui ada bau asap. Setelah saya lihat, ternyata api sudah besar di gudang Komplek Pertanian. Saya langsung ke pemadam kebakaran karena lokasinya tidak jauh dari kantor,” ujar Ok.
Menurut Ok, kedatangan petugas pemadam kebakaran yang cepat ke lokasi sangat membantu mencegah api merembet ke bangunan lainnya yang berada di sekitar komplek.
“Untung pemadam cepat datang. Kalau tidak, bisa habis Komplek Pertanian ini,” katanya.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan langsung melakukan upaya pemadaman setelah tiba di lokasi. Petugas berusaha mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain.
Sekitar pukul 12.45 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kebakaran tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan, H. Zainal Arifin, langsung memantau kondisi di lokasi kebakaran.
Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, S.STP., M.M., bersama jajaran terkait melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan. Tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Mon)






