Destinasi Pesisir Selatan Berbenah, Siap Sambut Kedatangan Wisatawan

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim meninjau kesiapan destinasi wisata dalam menyambut kedatangan wisatawan. (foto; ist)

PESISIR SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai melakukan pembenahan sektor pariwisata guna mengembalikan kejayaan daerah sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Sumatera Barat. Langkah tersebut dilakukan melalui penataan destinasi serta penguatan peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menegaskan pentingnya sikap ramah dan santun dalam menyambut wisatawan. Menurutnya, seluruh aparatur sipil negara harus menjadi bagian dari tuan rumah yang baik bagi setiap tamu yang datang ke daerah itu.

Hal tersebut disampaikan Risnaldi saat meninjau sejumlah destinasi wisata di Pesisir Selatan pada Senin (16/3/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan kesiapan daerah dalam menyambut kunjungan wisatawan.

Risnaldi menekankan bahwa konsep Sapta Pesona harus benar-benar diwujudkan di seluruh kawasan wisata. Prinsip aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberi kenangan menjadi fondasi penting dalam pengelolaan destinasi.

Menurutnya, jika unsur-unsur tersebut dijalankan dengan baik maka wisatawan akan merasa nyaman dan memiliki kesan positif terhadap daerah. Pengalaman baik wisatawan juga akan menjadi promosi alami bagi pariwisata daerah.

Pemerintah daerah juga menegaskan tidak boleh lagi ada praktik-praktik yang merusak citra wisata. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah tindakan premanisme di kawasan destinasi.

Risnaldi menegaskan tidak boleh ada lagi tindakan yang membuat wisatawan merasa tidak nyaman. Ia menyebutkan bahwa Bupati Hendrajoni telah mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk menghentikan berbagai praktik yang menyebabkan pariwisata daerah menjadi suram.

“Bapak Bupati Hendrajoni mewanti-wanti kepada kami untuk menghentikan segala tindakan yang menyebabkan pariwisata mundur dan suram,” ujar Risnaldi.

Salah satu persoalan yang selama ini dikeluhkan wisatawan adalah praktik parkir liar dengan tarif yang tidak menentu. Selain itu, masalah kebersihan dan keindahan destinasi juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

Karena itu, penataan kawasan wisata kini menjadi prioritas. Pemerintah daerah berupaya menghadirkan destinasi yang tertib, bersih, dan nyaman bagi setiap pengunjung.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati meninjau sejumlah destinasi wisata unggulan. Salah satunya adalah kawasan wisata Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan yang dikenal sebagai ikon wisata bahari Sumatera Barat.

Rombongan juga meninjau Pantai Carocok di Painan yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat. Selain itu, Pulau Semangki Gadang dan Semangki Ketek di Kecamatan IV Jurai juga ikut dikunjungi.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur, kebersihan, serta aktivitas wisata di lokasi-lokasi tersebut. Pemerintah daerah ingin memastikan destinasi wisata dikelola dengan baik.

Dalam kegiatan itu, Risnaldi didampingi Sekretaris Daerah Zainal Arifin, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Ronald Bernando, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Menurut Risnaldi, kebangkitan pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Pelaku usaha wisata, kelompok sadar wisata, dan masyarakat juga harus terlibat aktif.

Kerja sama semua pihak dinilai penting untuk mengembalikan kejayaan pariwisata Pesisir Selatan. Dengan pengelolaan yang baik, sektor ini diyakini mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Pada periode pertama kepemimpinan Bupati Hendrajoni pada 2016–2021, sektor pariwisata Pesisir Selatan sempat berkembang pesat. Jumlah kunjungan wisatawan meningkat tajam dan turut menggerakkan perekonomian masyarakat.

Namun dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan kunjungan wisata. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lemahnya pengelolaan destinasi dan menurunnya kualitas pelayanan wisata.

Sejak kembali memimpin Pesisir Selatan bersama Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, Bupati Hendrajoni mencanangkan sejumlah program unggulan pembangunan daerah. Salah satunya adalah program Nagari Sejahtera.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi rakyat. Sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Ronald Bernando mengatakan pihaknya akan memperkuat promosi wisata. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kampanye melalui slogan “Ayo ke Pessel”.

Melalui kampanye tersebut, masyarakat luas diajak kembali mengunjungi berbagai destinasi wisata di Pesisir Selatan. Promosi juga dilakukan untuk memperkenalkan potensi wisata daerah secara lebih luas.

Selain Mandeh dan Carocok, Pesisir Selatan memiliki banyak destinasi menarik lainnya. Di antaranya Pantai Sago, Pantai Salido, Pantai Tan Sridano, Jembatan Akar, serta jalur wisata Bayang–Alahan Panjang.

Destinasi lain seperti Pantai Surantih, Pulau Panyu di Ampiang Parak, Pantai Pasir Putih Kambang, Air Terjun Kampung Akad, Pantai Sumedang, Pantai Air Haji, dan Pantai Sambungo juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan. (*/yndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *