PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Ratusan siswa MAN 2 Padang mendapatkan motivasi dari Chit Ko Ko Oo (Muhammad Nasir), salah seorang delegasi Festival Literasi Internasional Minangkabau (International Minangkabau Literacy Festival-IMLF-4) dari negara Myanmar.
Siswa MAN 2 Padang memadati lapangan olahraga, Rabu (10/6/2026), menyimak dengan serius terhadap apa yang disampaikan Chit Ko Ko Oo, Pendiri & Direktur Eksekutif, Myittar Resource Foundation (MRF), Penghubung Komunitas untuk Myanmar, URI, Perwakilan Negara, Federasi Internasional Bulan Sabit Hijau (Yeşilay) – Turki.
Menurut Chit Ko Ko Oo, siswa MAN 2 Padang harus menjauhi kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Di antara perilaku dan kebiasaan yang buruk tersebut adalah tidak boleh merokok, karena merusak kesehatan tubuh. Jauhi seks bebas, judi, perilaku menyimpang lainnya.

“Setiap hari seharusnya kulit kita ini terkena sinar matahari untuk memberikan energi pada tubuh. Karena itu jangan takut kena sinar matahari, terutama di pagi hari,” kata Chit Ko Ko Oo yang didampingi Ketua IMLF-4 Sastri Bakry dan Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung.
Kepala MAN 2 Dr. Ahmad Asdi, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih sudah berkenan berkunjung dan memberikan motivasi kepada siswa. Walau pertemuan singkat, namun siswa hendaknya dapat bersilaturrahmi dan mengetahui bagaimana kehidupan keagamaan, terutama suasana Islam di Myanmar.
“Di MAN 2 Padang terdapat 1.451 murid, 42 rombel dan 134 guru. Bangunan yang megah ini berdiri di atas tanah lahan 2 hektar,” kata Ahmad Asdi.
Usai memberikan motivasi dalam Bahasa Inggris yang diterjemahkan guru Bahasa Inggris MAN 2 Padang, para siswa berebutan bersalaman dan foto bersama.
Sebelumnya, Chit Ko Ko Oo bersama Ketua IMLF-4 Sastri Bakry dan Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung mengunjungi Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Batang Kabung Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.
Rombongan diterima Pimpinan PPMTI Buya H. Mahyuddin Salif Tuangku Sutan yang menjelaskan perkembangan dan kondisi terkini Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung.
Perjalanan dilanjutkan bertemu dengan Buya Heri Firmansyah, Khalifah ke-XV Syekh Burhanuddin di Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman. Di sini Chit Ko Ko Oo menyaksikan peninggalan manuskrip yang ditulis langsung oleh Syekh Burhanuddin, yang wafat pada 20 Juni 1704. Buya Heri Firmansyah menyampaikan terima kasih sudah dikunjungi.
Ketua IMLF-4 Sastri Bakry menyebutkan, Chit Ko Ko Oo merupakan delegasi IMLF-4 yang sudah berlangsung di Bukittinggi, pada 3-7 Juni 2026 lalu. Chit Ko Ko Oo, salah satu delegasi yang berbeda karena ingin mengunjung membaga pendidikan Islam yang ada di Sumatera Barat.
“Sembari menunggu jadwal kembali ke Myanmar, Chit Ko Ko Oo melakukan kunjungan ke berbagai lembaga pendidikan Islam,” kata Sastri Bakry. (rls)




