PADANG PANJANG, FOKUSSUMBAR.COM – Wali Kota Hendri Arnis lakukan monitoring kebersihan di kawasan Pasar Pusat, Ahad (5/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan guna mewujudkan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung.
Saat meninjau kawasan pasar, Wako Hendri menemukan aroma tidak sedap yang berasal dari area toilet di Lantai 1 Blok A. Menyikapi kondisi itu, ia langsung menginstruksikan petugas Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan di lokasi guna mengurangi bau dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
Berdasarkan hasil penelusuran, aroma tersebut diduga muncul karena masih ada pedagang yang memanfaatkan area toilet tidak sesuai fungsinya, seperti untuk mencuci petai, kelapa, cabai, hingga pakaian. Kebiasaan tersebut dinilai dapat mengganggu kebersihan serta kenyamanan pengunjung.
“Kita ingin Pasar Pusat menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi siapa saja yang datang. Toilet harus digunakan sesuai peruntukannya, bukan untuk aktivitas mencuci berbagai barang dagangan ataupun pakaian. Kalau kebersihan terjaga, tentu masyarakat akan semakin nyaman berbelanja di sini,” ujar Hendri.
Selama berkeliling menyusuri lorong-lorong pasar, Hendri juga berdialog dengan para pedagang. Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau petugas kebersihan.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Mari jadikan kebersihan sebagai budaya. Jangan hanya mengandalkan petugas kebersihan karena jumlah mereka terbatas. Kalau semua pedagang memiliki kesadaran dan saling peduli, pasar ini akan selalu bersih dan nyaman,” katanya.
Hendri juga mengusulkan agar para pedagang memiliki jadwal rutin bergotong royong membersihkan lingkungan pasar. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kunci dalam menciptakan pasar yang tertata, sehat, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat. (rls)
