Irigasi 350 Meter Tuntas, Iqra Chissa Ajak Petani Kandang Batu Jaga Tali Banda

Wakil Ketua DPRD Sumbar, M. Iqra Chissa Putra meninjau tali banda sepanjang 350 meter yang telah tuntas dibangun di Kandang Batu, Lubuk Lintah. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Suasana akrab dan penuh kebersamaan terlihat di Mushalla Aminah Said, Kandang Batu, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (18/8/2026).

Wakil Ketua DPRD Sumbar, M. Iqra Chissa Putra, S.ST, MM, didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Padang, Erizal (Aconk), SE, MM, dan Wakabid MPO dan Komunikasi Digital DPD Partai Golkar kota Padang, Eko Muhardi menikmati “balanjuang” atau makan bersama warga dan kelompok tani setempat.

“Balanjuang: tersebut menjadi bentuk rasa syukur warga atas tuntasnya pembangunan saluran irigasi permanen atau tali banda sepanjang sekitar 350 meter yang kini membantu mengairi areal persawahan di Kandang Batu.

Pembangunan saluran irigasi tersebut terealisasi melalui program Pokir Anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda, yang dititipkan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Barat. Saluran itu kini mengairi lahan pertanian sekitar 32 hektare yang berada di bawah Kelompok Tani (Keltan) Kandang Batu Sakato.

BACA JUGA :  Dari Lembah Harau untuk Indonesia: Merah Putih Berkibar di Ketinggian 107 Meter

Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kelurahan Lubuk Lintah, Marjohan, mengatakan, terealisasinya pembangunan tali banda tersebut tidak terlepas dari perhatian dan peran sejumlah pihak, khususnya Zigo Rolanda dan Iqra Chisa Putra.

Menurutnya, proyek yang dikerjakan melalui BWS Sumbar itu memiliki anggaran sekitar Rp195 juta. Usulan program telah diajukan sejak 2024 dan pelaksanaannya dilakukan pada Juni hingga Juli 2026.

“Proyek dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumbar dengan anggaran Rp195 juta ini diusulkan tahun 2024 lalu. Kemudian dilaksanakan Juni-Juli 2026,” ujar Marjohan.

Sementara itu, Iqra Chisa Putra mengajak para petani dan pemakai air untuk bersama-sama menjaga keberadaan saluran irigasi tersebut agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Menurut Iqra, keberadaan irigasi menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan lahan pertanian masyarakat.

“Saluran irigasi ini merupakan nyawanya lahan pertanian. Karena itu, mari sama-sama kita jaga agar manfaatnya bisa dirasakan petani,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pertama di Sumbar, Bawaslu Pesisir Selatan Luncurkan Majalah Digital Suara Pengawasan

Iqra yang juga Ketua DPD Partai Golkar kota Padang, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Zigo Rolanda yang telah memperjuangkan pembangunan infrastruktur tersebut hingga ke tingkat pusat.

Ia berharap, dengan telah tersedianya irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian masyarakat Kandang Batu dapat meningkat.

“Mudah-mudahan pasca dibangunnya irigasi tersier ini bisa meningkatkan hasil panen petani. Sebelumnya petani hanya bisa panen dua kali dalam setahun, mudah-mudahan ke depan bisa meningkat menjadi tiga kali panen,” harap Iqra.

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus didorong di berbagai daerah pada 2026.

Bagi masyarakat Kandang Batu, pembangunan saluran irigasi sepanjang 350 meter tersebut bukan sekadar pembangunan fisik. Lebih dari itu, tali banda menjadi harapan baru bagi petani untuk mendapatkan pengairan yang lebih baik sekaligus meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka.

BACA JUGA :  Semarak Baju Adat Hiasi Upacara HUT ke-81 RI di Padang Panjang

Dengan terjaganya saluran irigasi dan dukungan berbagai pihak, masyarakat berharap lahan persawahan seluas 32 hektare tersebut semakin produktif dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi keluarga petani.

Hadir dalam kegiatan itu, Camat Kuranji diwakili Lurah Pasar Ambacang, Yudi Asril, S.Sos, tokoh masyarakat, RW dan RT serta ketua Pemuda Lubuk Lintah, Awang Sikumbang, dan masyarakat penerima manfaat bedah rumah dan pelaku UMKM. (bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *