PARIK MALINTANG, FOKUSSUMBAR.COM– Bupati John Kenedy Aziz (JKA) menegaskan target besar bagi dunia olahraga Padang Pariaman. JKA ingin daerah tersebut mampu meraih prestasi tertinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) XVI Sumatera Barat, 2-14 Oktober 2026.
Penegasan itu disampaikan Bupati JKA² saat pelantikan pengurus KONI Kabupaten Padang Pariaman di Parik Malintang, Senin (16/3/2026).
“Saya ingin Padang Pariaman juara,” tegas Bupati. Bahkan kalimat tersebut ia ulangi hingga tiga kali sebagai penegasan harapan besarnya terhadap kepengurusan baru KONI.
Menurutnya, amanah yang diemban pengurus KONI bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk melahirkan prestasi olahraga. Ia mengingatkan agar pengurus tidak larut dalam euforia setelah dilantik, melainkan segera bekerja menyiapkan strategi pembinaan atlet.
“Sehebat apa pun seremoninya, tanpa juara tidak ada artinya. KONI itu identik dengan juara, maka wujudkan juara dan prestasi,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran secara transparan dan akuntabel. Ia meminta pengurus mampu meyakinkan pemerintah daerah bahwa anggaran yang diberikan benar-benar mampu melahirkan prestasi.
Selain mengandalkan dukungan dari APBD, Bupati juga mendorong KONI untuk aktif mencari sumber pendanaan lain melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“KONI juga harus pandai mencari anggaran di luar APBD. Orang Padang Pariaman banyak yang cinta olahraga. Saya yakin banyak yang mau membantu jika kita membuka ruang kolaborasi,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya regenerasi atlet dan perhatian terhadap kesejahteraan mereka. Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan.
“Jangan sampai atlet Padang Pariaman tidak membela Padang Pariaman. Perhatikan kesejahteraan mereka dan lakukan kaderisasi sejak dini. Atlet tidak lahir secara mendadak,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Padang Pariaman, Asmadi, mengatakan kepengurusan baru menghadapi tugas besar dalam menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat 2026.
Asmadi menyebutkan Padang Pariaman telah mengusulkan diri sebagai tuan rumah untuk tujuh cabang olahraga. Untuk itu ia mengajak seluruh pengurus cabang olahraga merapatkan barisan dan bekerja sebagai satu tim besar.
“KONI adalah rumah besar insan olahraga Padang Pariaman. Kita ingin melahirkan juara-juara baru, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Asmadi juga menyebutkan pihaknya berencana menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) di sela-sela pelaksanaan Porprov sebagai bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan atlet.
Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat, Hamdanus, yang melantik Pengurus KONI Padang Pariaman menekankan pentingnya kebulatan tekad seluruh pihak untuk memajukan olahraga daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bupati dan Ketua DPRD dalam kegiatan ini. Dukungan kepala daerah sangat menentukan dalam pembinaan olahraga. Karena itu kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan KONI Padang Pariaman terus terjalin dengan baik,” katanya.
Hamdanus menambahkan, keberhasilan daerah dalam ajang Porprov tidak hanya dilihat dari prestasi atlet, tetapi juga kesiapan sebagai tuan rumah yang baik.
“Padang Pariaman telah mengusulkan diri menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga. Ini tentu peluang besar. Karena itu perlu kebulatan tekad dari semua pihak—pengurus KONI, pengcab, pemerintah daerah hingga masyarakat—untuk bersama-sama menyukseskan Porprov 2026,” ujarnya.
Hamdanus optimistis dengan dukungan pemerintah daerah serta kekompakan seluruh insan olahraga, Padang Pariaman memiliki peluang besar untuk meraih prestasi.
“Kami yakin jika semua elemen bersatu dan saling mendukung, maka target sukses sebagai tuan rumah dan sukses prestasi bisa tercapai. Mudah-mudahan Padang Pariaman mampu memberikan hasil terbaik pada Porprov mendatang,” pungkasnya. (jiga)




