PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Nama Sumatera Barat kembali berkibar di panggung internasional. Di tengah persaingan mahasiswa dari berbagai negara, Yuwanda Efrianti, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Imam Bonjol Padang, berhasil meraih Gold Medal (Medali Emas) pada cabang Poetry (Puisi) dalam ajang SeIBa International Festival IV Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih dalam sebuah kompetisi internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan perguruan tinggi. SeIBa International Festival IV 2026 berlangsung pada 7–12 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat.
Mengusung tema “Sustainable From Nusantara to Global Harmony”, ajang ini menjadi ruang pertemuan budaya dan kreativitas mahasiswa dunia. Festival tersebut diikuti oleh delegasi dari 8 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Kamboja, Turki, dan Nigeria.
Tidak hanya melibatkan peserta internasional, kegiatan ini juga mempertemukan 486 peserta dari 35 perguruan tinggi yang berkompetisi dalam berbagai bidang, mulai dari seni, budaya, bahasa, hingga akademik.
Dalam kategori Poetry, Yuwanda membawakan puisi berjudul “Sejuta Warisan Budaya” karya Alista Nur Rachman. Melalui penampilannya, ia menghadirkan pesan tentang kekayaan budaya Nusantara, pentingnya menjaga identitas bangsa, serta peran generasi muda dalam mempertahankan warisan Indonesia di tengah perkembangan global.
Keberhasilan meraih medali emas tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Sumatera Barat mampu menunjukkan kualitas dan kreativitasnya dalam kompetisi internasional.
Bagi Yuwanda, puisi bukan hanya seni membaca kata, tetapi juga media komunikasi yang dapat menyampaikan nilai budaya dan pesan kemanusiaan kepada masyarakat luas.
“Prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi saya. Saya ingin menunjukkan bahwa budaya Indonesia memiliki kekuatan untuk dikenal dan diapresiasi hingga tingkat internasional,” ujarnya.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi dunia pendidikan Sumatera Barat. Melalui ajang internasional seperti SeIBa Festival IV 2026, mahasiswa daerah mendapatkan ruang untuk membuktikan kemampuan, kreativitas, dan kontribusinya dalam membawa nama Indonesia ke tingkat global.
Keberhasilan Yuwanda Efrianti menjadi gambaran bahwa mahasiswa Sumatera Barat tidak hanya mampu menjadi penonton dalam perkembangan dunia, tetapi juga dapat tampil sebagai pelaku yang membawa prestasi dan kebanggaan dari Ranah Minang menuju panggung internasional. (*/aya)






