Tiga Jembatan Rampung, Andre Rosiade Tinjau Jembatan Gantung Koto Rawang

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bersalaman dengan anak-anak sekolah ketika melakukan kunjungan kerja (kunker) meninjau Jembatan Gantung Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. (foto; ist)

PESISIR SELATAN, FOKUSSUMBAR.COM – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, melakukan kunjungan kerja (kunker) meninjau Jembatan Gantung Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (20/8/2026).

Jembatan tersebut merupakan salah satu infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan pada 2024. Kondisi tersebut sempat mengganggu akses masyarakat Koto Rawang dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Dalam kunjungan tersebut, Andre Rosiade melihat langsung kondisi Jembatan Gantung Koto Rawang yang kini telah selesai dibangun dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu upaya pemulihan infrastruktur pascabencana.

” Pembangunan Jembatan Koto Rawang dikerjakan selama delapan bulan hingga dapat diselesaikan dan dimanfaatkan masyarakat.

BACA JUGA :  Antisipasi Potensi Gangguan, PLN Icon Plus Lakukan Pemeliharaan Jaringan Fiber Optik di Pangkalan Kerinci

“Jembatan Koto Rawang dikerjakan selama delapan bulan,” ujar Andre.

Selain Jembatan Koto Rawang, terdapat lima jembatan yang sebelumnya diusulkan untuk mendapatkan penanganan. Dari lima jembatan tersebut, tiga telah selesai dikerjakan, sedangkan dua lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Pembangunan Jembatan Gantung Koto Rawang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Jembatan yang selama ini didambakan warga akhirnya dapat kembali digunakan sebagai akses penghubung.

Tidak hanya pembangunan jembatan, dukungan terhadap infrastruktur juga diberikan melalui penanganan akses jalan sepanjang sekitar 350 meter. Akses jalan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat menuju dan dari kawasan Koto Rawang.

Dengan tersedianya jembatan dan akses jalan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih lancar, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial dan pelayanan masyarakat.

BACA JUGA :  Murid RA se Pasaman Barat, Ikuti Pawai HUT RI ke-81

Kunjungan Andre Rosiade juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung hasil pembangunan infrastruktur yang bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, Kunjungan Ini merupakan yang pertama dari 3 Jembatan yang sudah dikerjakan. Untuk 2 Lagi masih dalam tahap pekerjaan.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki infrastruktur yang terdampak bencana banjir 2024. Pemulihan akses transportasi menjadi hal penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Elsa Putra Friandi berharap pembangunan dua jembatan lainnya yang masih dalam tahap pengerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026. Dengan demikian, seluruh jembatan yang telah diusulkan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Rampungnya Jembatan Gantung Koto Rawang selama delapan bulan menjadi kabar baik bagi warga. Jembatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA :  Transformasi ATR/BPN, 10 Kantah Mulai Terapkan Organisasi Berbasis Wilayah

“Alhamdulillah, jembatan yang didambakan masyarakat Koto Rawang akhirnya bisa digunakan. Tidak hanya jembatan, akses jalan sepanjang 350 meter juga mendapat bantuan,” ungkap warga koto Rawang Rajo Lenggang.

Masyarakat pun berharap perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di Pesisir Selatan terus berlanjut, terutama untuk memastikan akses masyarakat tetap aman dan lancar serta mempercepat pemulihan wilayah yang sebelumnya terdampak bencana.(*/mon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *