Sitti Izzati Aziz Dorong UMKM Padang Pariaman Naik Kelas, Potensi Kelapa Jadi Andalan

Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sumatera Barat, Dra. Hj. Sitti Izzati Aziz, berswafoto dengan pelaku UMKM asal Padang Sago, Riko Putra Sumbari, dan turut didampingi penggiat UMKM, Eko Muhardi dan Irsyad. (foto; ist)

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Potensi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Padang Pariaman, dinilai cukup besar untuk terus dikembangkan. Salah satunya dengan mengolah potensi sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sumatera Barat, Dra. Hj. Sitti Izzati Aziz, menyatakan apresiasi sekaligus dukungannya terhadap pelaku UMKM yang memiliki semangat untuk mengembangkan usaha dan naik kelas.

Hal itu disampaikannya ketika bertemu dengan pelaku UMKM asal Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Riko Putra Sumbari, yang turut didampingi penggiat UMKM sekaligus Pemimpin Umum fokussumbar.com, Eko Muhardi dan Irsyad, di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2026).

Menurut Sitti Izzati, Padang Pariaman memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan bagi pelaku UMKM. Salah satunya adalah tanaman kelapa yang dapat diolah menjadi berbagai produk dan turunannya.

“Apabila pelaku UMKM bekerja dengan serius dan selalu mendapatkan pendampingan usaha dari instansi terkait, tentu pertumbuhan usaha UMKM akan terus melesat,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Sumbar ini, bersemangat.

Ia menilai, semangat UMKM Naik Kelas seharusnya tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui pembinaan, pendampingan dan pengembangan produk. Dengan demikian, keberadaan UMKM diharapkan mampu ikut memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga masyarakat.

Dukungan tersebut menjadi tambahan semangat bagi Riko Putra Sumbari yang selama ini mengembangkan usahanya secara mandiri.

Riko mengakui, selama ini usaha yang dijalankannya lebih banyak dilakukan dengan kemampuan sendiri. Namun, keseriusannya memanfaatkan potensi daerah mendorong lahirnya ide untuk menjadikan kelapa sebagai salah satu produk unggulan UMKM.

Melalui RDF Market Indonesia yang dibangunnya, Riko mengembangkan berbagai produk berbahan dan turunan kelapa. Di antaranya VCO Parco, Minyak Goreng Parco, Pomade Parco, Asap Cair Parco, Sabun VCO Parco, Sapu Lidi Parco, Piring Lidi Parco, serta Senggan Parco.

Produk-produk tersebut dipasarkan secara offline melalui gerai yang dimilikinya. Selain itu, pemasaran juga dikembangkan secara online melalui berbagai platform e-commerce.

Tak hanya fokus pada usahanya sendiri, Riko juga bertekad ikut mendorong kemajuan UMKM lainnya.

Saat ini, ia telah melakukan pembinaan terhadap sekitar 90 pelaku UMKM dengan harapan mampu melahirkan produk-produk bernilai ekonomi tinggi, baik dari sektor kuliner, kerajinan maupun produk kreatif lainnya.

Di tengah aktivitasnya membina pelaku UMKM, Riko juga aktif dalam kegiatan PKK dan mengembangkan usaha pertanian madu galo-galo.

Ia berharap dukungan dari Anggota DPRD Sumbar, Sitti Izzati Aziz, agar dapat semakin memperkuat upaya pembinaan UMKM di daerah, khususnya dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai tambah.

Bagi Riko, potensi daerah tidak semestinya berhenti sebagai bahan mentah. Dengan kreativitas, pendampingan dan pemasaran yang tepat, potensi tersebut dapat diolah menjadi produk unggulan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. (bima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *