KONI dan Seluruh Pengcab Pessel Kompak Desak Porprov XVI Diundur, Ini Alasannya

KONI Pessel bersama Pengcab berswafoto seusai menggelar pertemuan. (Foto: ist)

PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM — Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung 2–14 Oktober 2026 mendapat sorotan dari Kabupaten Pesisir Selatan.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesisir Selatan bersama seluruh pengurus cabang olahraga (Pengcab) sepakat mengusulkan agar jadwal pelaksanaan Porprov XVI diundur menjadi 1–12 Desember 2026.

Kesepakatan tersebut muncul dalam rapat koordinasi kesiapan kontingen Pesisir Selatan, Kamis (17/9/2026). Rapat dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan Ronald Bernando, perwakilan BPKPAD Pesisir Selatan, Ketua KONI Pessel M. Adli, serta perwakilan seluruh Pengcab.

Usulan pengunduran jadwal itu disebut bukan karena Pesisir Selatan menolak atau tidak mendukung pelaksanaan Porprov. Persoalan utama yang disampaikan adalah keterbatasan waktu untuk menuntaskan persiapan kontingen.

Bukan Tak Ada Anggaran, Persiapan Jadi Persoalan

Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli mengatakan, hasil rapat menunjukkan masih diperlukan waktu tambahan untuk mempersiapkan kontingen secara menyeluruh.

Berbagai kebutuhan masih harus dituntaskan, mulai dari administrasi, kesiapan anggaran, atlet, pelatih, ofisial, perlengkapan pertandingan hingga kebutuhan teknis lainnya.

“Kami tetap mendukung penuh pelaksanaan Porprov. Yang kami harapkan adalah adanya penyesuaian jadwal sehingga seluruh persiapan kontingen dapat dilakukan dengan baik,” kata Adli.

Menurutnya, usulan perubahan jadwal tersebut merupakan hasil pembahasan bersama dan bukan keputusan sepihak KONI Pesisir Selatan.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Tegaskan Dukungan Porprov 2-14 Oktober 2026

Kesepakatan itu diperkuat dengan tanda tangan para pimpinan cabang olahraga yang tercantum dalam daftar hadir rapat koordinasi.

KONI-Pengcab Usulkan Jadwal Baru

Dari hasil pembahasan, KONI dan seluruh Pengcab Pesisir Selatan mengusulkan agar jadwal Porprov XVI yang semula 2–14 Oktober 2026 digeser menjadi 1–12 Desember 2026.

Dengan demikian, terdapat tambahan waktu sekitar dua bulan bagi kontingen Pesisir Selatan untuk menyelesaikan berbagai persiapan sebelum turun dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Adli menegaskan, Pesisir Selatan tetap berkomitmen mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat. Pengunduran jadwal hanya diusulkan agar persiapan dapat dilakukan lebih matang.

Bupati Hendrajoni Beri Ruang KONI dan Pengcab

Sebelum rapat bersama seluruh Pengcab, pengurus KONI Pesisir Selatan juga telah melakukan pertemuan dengan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni untuk membahas kesiapan menghadapi Porprov XVI.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati memberikan ruang kepada KONI dan cabang olahraga untuk menyampaikan kondisi serta pertimbangan terkait kesiapan kontingen.

Adli menyebut Hendrajoni tidak melakukan intervensi terhadap keputusan yang kemudian dibahas bersama KONI dan Pengcab.

“Pak Bupati memberikan ruang kepada kita semua untuk memilih opsi terbaik. Beliau tidak mengintervensi kebijakan yang lahir dari pembahasan KONI bersama cabang olahraga,” ujar Adli.

Baca Juga :  Berpulang ke Komitmen Kepala Daerah, Porprov Sumbar Sudah Disepakati 2–14 Oktober

Ruang tersebut kemudian dimanfaatkan KONI bersama seluruh Pengcab untuk mengevaluasi kesiapan kontingen secara menyeluruh.

Pemkab Pessel Siapkan Rp2,185 Miliar

Di tengah munculnya usulan pengunduran jadwal, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memastikan dukungan anggaran untuk keikutsertaan kontingen tetap tersedia.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan Ronald Bernando mengatakan, Pemkab Pessel telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,185 miliar melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

“Untuk pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat 2026, pemerintah daerah telah menganggarkan dana sebesar Rp2.185.000.000 pada APBD Perubahan Tahun 2026,” kata Ronald.

Menurutnya, anggaran tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap atlet dan kontingen Pesisir Selatan yang akan berlaga pada Porprov XVI.

Namun, Ronald menegaskan penggunaan anggaran tetap harus mengikuti mekanisme pengelolaan keuangan daerah serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Setiap penggunaan anggaran tentu harus melalui tahapan dan mekanisme yang berlaku. Dukungan pemerintah daerah sudah tersedia, tetapi pelaksanaannya tetap harus tertib administrasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Penundaan Bukan Karena Anggaran

Adli kembali menegaskan, usulan pengunduran jadwal tidak berkaitan dengan ketiadaan anggaran.

Menurutnya, persoalan yang menjadi perhatian KONI dan seluruh Pengcab adalah waktu persiapan yang semakin terbatas.

“Penyesuaian jadwal akan memberikan waktu yang lebih memadai bagi KONI dan seluruh cabang olahraga untuk mempersiapkan atlet, menyelesaikan administrasi, serta memenuhi berbagai kebutuhan kontingen sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Adli.

Baca Juga :  20 Atlet Padel Sumbar Berebut Tiga Tiket ke Kejurnas Tangerang

Ia berharap tambahan waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan persiapan secara lebih terukur, sehingga kontingen Pesisir Selatan dapat mengikuti pertandingan dengan kesiapan yang lebih baik.

Kini Menunggu Respons Pemprov dan KONI Sumbar

Usulan pengunduran jadwal tersebut selanjutnya diharapkan menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan KONI Sumatera Barat selaku pihak yang berkepentingan dalam penetapan pelaksanaan Porprov XVI.

Adli mengatakan, Pesisir Selatan tetap berkomitmen mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat.

“Kami berharap ada penyesuaian jadwal agar persiapan atlet dan seluruh kebutuhan kontingen dapat dilaksanakan secara matang,” ucapnya.

Dengan adanya kesepakatan KONI bersama seluruh Pengcab tersebut, Pesisir Selatan kini mengusulkan perubahan jadwal dari 2–14 Oktober menjadi 1–12 Desember 2026.

Keputusan akhir mengenai jadwal pelaksanaan Porprov XVI Sumatera Barat tetap berada pada pihak yang berwenang menetapkannya. (MoN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *