Bukan Sekadar Adu Cepat, FAJI Sumbar Pastikan Arung Jeram Porprov Berjalan Aman

Suasana Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bersama Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI kabupaten/kota, Sabtu malam (19/9/2026). (Foto ist).

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM — Arung jeram bukan sekadar perlombaan mengejar waktu. Di balik derasnya arus dan tantangan lintasan, keselamatan atlet menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Semangat itulah yang menjadi perhatian Pengurus Provinsi Federasi Arung Jeram Indonesia (Pengprov FAJI) Sumatera Barat dalam mempersiapkan pertandingan arung jeram pada Porprov XVI Sumatera Barat, 2 -14 Oktober 2026.

Persiapan tersebut dimatangkan melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bersama Pengurus Cabang (Pengcab) FAJI kabupaten/kota, Sabtu (19/9/2026).

Forum ini menjadi ruang untuk memastikan atlet, pelatih, kontingen hingga perangkat pertandingan memiliki pemahaman yang sama sebelum berada di lintasan.

Keselamatan Tak Boleh Menunggu Masalah

Ketua Umum Pengprov FAJI Sumbar, Rio Handevis, mengatakan kesiapan pertandingan tidak hanya diukur dari tersedianya lintasan dan perangkat perlombaan. Faktor keselamatan atlet juga harus dipastikan sejak tahap persiapan.

Karena itu, pembahasan Rakornis mencakup kondisi venue, karakteristik sungai, sistem start dan finish, peralatan pertandingan, hingga kesiapan tim rescue.

Menurut Rio, seluruh pihak harus memahami prosedur yang berlaku agar persoalan teknis tidak berkembang menjadi masalah ketika pertandingan sudah berlangsung.

“Kita ingin seluruh Pengcab memahami aturan dan mekanisme pertandingan sejak awal. Jangan sampai persoalan teknis yang sebenarnya dapat diselesaikan sebelum pertandingan justru menjadi persoalan pada saat perlombaan berlangsung,” ujar Rio.

FAJI Sumbar juga membahas peran Technical Delegate, juri, wasit dan perangkat pertandingan. Mekanisme penyampaian keberatan atau protes turut disamakan agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui jalur yang telah ditentukan.

Regulasi Disamakan Sebelum Atlet Turun

Rakornis turut membedah Technical Handbook (THB), nomor pertandingan, persyaratan atlet dan administrasi, serta ketentuan mutasi atlet.

Agenda teknis lainnya meliputi Official Training Run (OTR), seeding dan drawing, Technical Meeting, sistem penilaian, penalti hingga perlengkapan pertandingan.

Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada perbedaan pemahaman antara Pengprov, Pengcab, kontingen dan perangkat pertandingan.

Bagi FAJI Sumbar, kejelasan aturan juga berkaitan dengan rasa aman atlet. Mereka harus mengetahui medan yang dihadapi, tata cara perlombaan serta prosedur yang berlaku sebelum menjalani persaingan di sungai.

Data Atlet Juga Diperkuat

Rakornis dimanfaatkan FAJI Sumbar untuk membenahi sisi administrasi organisasi melalui sosialisasi Sistem Satu Data FAJI dan Sirimau.

Sosialisasi menghadirkan Wakil Ketua Umum VII Bidang Digitalisasi KONI Sumbar, Dolla Indra.

Data yang dibahas mencakup atlet, klub, Pengcab, pelatih, official, wasit dan juri. Riwayat serta status atlet hingga administrasi keanggotaan juga masuk dalam pembenahan database.

Rio mengatakan data yang tertib akan membantu organisasi memastikan setiap atlet dan perangkat pertandingan memiliki status yang jelas.

“Kita ingin FAJI Sumbar ke depan memiliki satu basis data yang jelas. Data atlet, klub, Pengcab maupun perangkat pertandingan harus dapat diverifikasi dan dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dorong Pertandingan Aman dan Tertib

Menjelang Porprov XVI, FAJI Sumbar mengingatkan seluruh Pengcab agar setiap persoalan pertandingan dikomunikasikan melalui mekanisme organisasi dan berpedoman pada regulasi.

Rio menegaskan, kesiapan venue, aturan pertandingan, keselamatan atlet, profesionalisme perangkat pertandingan dan validitas data menjadi perhatian FAJI Sumbar.

“Target kita bukan hanya bagaimana pertandingan berjalan, tetapi bagaimana pertandingan berjalan sesuai regulasi, aman, tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu koordinasi dengan seluruh Pengcab harus kita perkuat sejak sekarang,” tutup Rio. (jiga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *