Anggaran Porprov Pessel Rp2,2 Miliar Sudah Disiapkan, Tapi Waktu Tinggal Hitungan Hari

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando. (foto; ist)

PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memastikan tidak tinggal diam dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Anggaran sebesar Rp2,2 miliar telah disiapkan melalui APBD Perubahan (APBD-P) 2026 untuk mendukung keberangkatan dan kebutuhan kontingen Pesisir Selatan.

Namun, persoalan justru muncul pada waktu pengesahan anggaran yang berdekatan dengan jadwal pelaksanaan Porprov.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pesisir Selatan, Ronald Bernando, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki komitmen kuat terhadap keikutsertaan Pessel dalam Porprov Sumatera Barat tahun ini.

Menurut Ronald, dukungan tersebut dibuktikan dengan telah dialokasikannya anggaran sebesar Rp2,2 miliar dalam APBD-P Kabupaten Pesisir Selatan Tahun Anggaran 2026.

“Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sangat mendukung pelaksanaan Porprov Sumatera Barat tahun ini. Dukungan itu juga sudah diwujudkan dengan anggaran yang telah dimasukkan dalam APBD Perubahan sebesar Rp2,2 miliar,” ujar Ronald, Minggu (13/9/2026).

Baca Juga :  1.500 Goweser Ramaikan Fun and Adventure Padati Marancah III

Meski anggaran telah disiapkan, kata Ronald, tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi menyangkut ada atau tidaknya dukungan pemerintah daerah, melainkan persoalan waktu.

APBD-P Pesisir Selatan dijadwalkan disahkan pada 27 September 2026, sementara Porprov Sumatera Barat dijadwalkan mulai 2 Oktober 2026.

Artinya, hanya tersedia waktu sekitar lima hari setelah pengesahan APBD-P sebelum pertandingan Porprov dimulai.

Rentang waktu yang sangat singkat tersebut dinilai menjadi tantangan serius. Sebab, keberangkatan sebuah kontingen tidak hanya menyangkut kesiapan atlet, tetapi juga berbagai kebutuhan administrasi, perlengkapan, akomodasi, transportasi serta kebutuhan teknis lainnya.

“Ini bukan persoalan pemerintah daerah tidak mendukung. Anggarannya sudah disiapkan. Tetapi waktunya sangat dekat antara pengesahan APBD Perubahan dengan pelaksanaan Porprov,” jelasnya.

Baca Juga :  Asap Mengazab Kita

Ronald menambahkan, pemerintah daerah tetap harus menjalankan seluruh proses penggunaan anggaran sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, keterbatasan waktu menjadi persoalan yang harus dicarikan solusi secara bersama.

Menurut informasi yang diterima Ronald, kondisi serupa juga dialami sejumlah daerah lainnya di Sumatera Barat. Sedikitnya 12 kabupaten/kota disebut menghadapi persoalan yang relatif sama terkait penyesuaian waktu penganggaran dengan jadwal pelaksanaan Porprov.

“Jadi persoalan ini perlu dilihat secara utuh. Komitmen pemerintah daerah terhadap olahraga tetap ada dan sudah dibuktikan melalui pengalokasian anggaran,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Pesisir Selatan M. Adli memastikan bahwa secara umum kontingen Pessel telah melakukan berbagai persiapan menghadapi Porprov Sumatera Barat 2026.

Menurutnya, data atlet yang akan bertanding dari berbagai cabang olahraga juga telah dipersiapkan.

“Kami sangat siap. Data atlet Pesisir Selatan yang akan bertanding pada Porprov juga sudah kami persiapkan. Tentunya kami ingin atlet-atlet kita bisa tampil dan membawa nama baik Pesisir Selatan,” ujar M. Adli.

Baca Juga :  Jejak Pengabdian Panjang, Afrizal SM Siap Bertarung di Pilwana Lunang Tengah

KONI Pessel, kata dia, memahami kondisi yang tengah dihadapi pemerintah daerah, terutama berkaitan dengan proses pengesahan APBD-P.

M. Adli juga mengapresiasi langkah Pemkab Pesisir Selatan yang telah menyediakan anggaran Rp2,2 miliar untuk mendukung kontingen.

Menurutnya, alokasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah masih memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga dan perjuangan atlet Pesisir Selatan di tingkat provinsi. (MoN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *