PAINAN, FOKUSSUMBAR.COM — Persoalan anggaran tidak boleh menjadi penghalang bagi atlet untuk tampil di arena Porprov XVI Sumatera Barat. Pesan itu yang dibawa Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus saat langsung bertolak ke Painan, Sabtu (12/9/2026).
Hamdanus bergerak ke Pesisir Selatan setelah mengikuti rapat Chef de Mission (CdM) Porprov di Padang dari pagi hingga sore. Didampingi Ketua Bidang Humas KONI Sumbar sekaligus Humas PB Porprov Hendri Parjiga, Bidang Event Management KONI Sumbar Rivo Rafellimando, ia langsung menemui jajaran KONI Pessel untuk membicarakan kesiapan kontingen menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Di Painan, Hamdanus diterima Ketua KONI Pessel M. Adli dan Wakil Sekretaris II Gondo Syafwan.
Langkah cepat itu tidak lepas dari kondisi jadwal pengesahan APBD Perubahan 2026 Pessel yang sebelumnya tercatat paling akhir dibanding daerah lainnya.
Tak Ingin Atlet Jadi Korban Persoalan Anggaran
Hamdanus mengatakan, KONI Sumbar ingin memastikan persoalan administrasi dan anggaran tidak berimbas langsung kepada atlet yang sudah menjalani persiapan sejak jauh hari.
“Kita memutuskan ke Pessel, karena dari data proses ketuk palu APBD-P 2026, daerah ini jadwalnya terakhir dibanding daerah lain di Sumbar, yakni 27 September,” ujar Hamdanus.
Menurut dia, KONI Sumbar perlu turun langsung mencari alternatif agar atlet Pessel tetap mempunyai ruang untuk berkompetisi.
Ada beberapa opsi yang dibicarakan. Tujuannya satu, memastikan atlet Pessel tetap dapat ambil bagian dalam pertandingan, baik saat bertanding di wilayahnya sendiri maupun ketika harus berlaga di 11 daerah lain yang menjadi lokasi pertandingan Porprov XVI.
“Jangan sampai atlet Pessel tidak bisa tampil di even yang mereka idam-idamkan. Kasihan atlet yang sudah menyiapkan diri sejak jauh-jauh hari,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen KONI Sumbar untuk membantu KONI kabupaten dan kota menghadapi persoalan yang berpotensi mengganggu keikutsertaan kontingen.
Jadwal APBD-P Pessel Berpeluang Lebih Cepat
Kabar terbaru datang dari KONI Pessel. Ketua KONI Pessel M. Adli menyebut pengesahan APBD Perubahan 2026 yang semula dijadwalkan 27 September berpeluang dimajukan.
“Kalau tidak ada kendala, ketuk palu bakal dilakukan pada 23 September. Mudah-mudahan prosesnya lancar,” kata Adli.
Jika jadwal tersebut terealisasi, Pessel memiliki waktu lebih longgar untuk menuntaskan kebutuhan kontingen sebelum pertandingan Porprov dimulai.
KONI Pessel pun tetap menjalankan program latihan. Persiapan atlet tidak dihentikan sambil menunggu kepastian proses anggaran daerah.
695 Atlet dan 48 Cabor Sudah Disiapkan
Kesiapan Pessel untuk Porprov XVI tidak kecil. KONI setempat telah mempersiapkan 695 atlet dari 48 cabang olahraga.
Para atlet telah menjalani latihan intensif dalam beberapa waktu terakhir. Program tersebut terus dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan menuju pertandingan.
Wakil Sekretaris II KONI Pessel Gondo Syafwan mengatakan semangat para atlet dalam berlatih patut diapresiasi.
“Mereka siap memberikan persembahan terbaik bagi Pessel,” ujar Gondo.
Dengan persiapan tersebut, persoalan anggaran kini menjadi salah satu titik yang harus segera dituntaskan agar seluruh atlet yang telah dipersiapkan dapat benar-benar turun bertanding.
Kunjungan Hamdanus ke Painan menjadi sinyal bahwa KONI Sumbar tidak ingin persoalan administratif di tingkat daerah berujung pada hilangnya kesempatan atlet memperjuangkan prestasi di Porprov XVI Sumbar. (jiga)
