PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kunjungan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat, H. Al Amin, S.Sos., M.M., ke rumah bocah Azil, seorang anak berkebutuhan khusus yang sejak bayi mengalami kelumpuhan, di kawasan Parak Karambia, Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Dalam kesempatan itu, Al Amin turut serta didampingi Kepala UPTD PPD DI Padang, Defrizal, S.IP., M.AP., serta Kasubag Tata Usaha UPTD PPD DI Padang, Herry Pratama.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh keluarga Azil. Ibunda Azil, Rika Febrita, menceritakan berbagai tantangan yang dihadapi dalam merawat putranya. Percakapan yang berlangsung dalam suasana akrab itu menjadi ruang berbagi sekaligus bentuk perhatian langsung dari pemerintah kepada warga.

Bagi keluarga Azil, kunjungan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga memberikan semangat dan dukungan moral. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Al Amin mengatakan bahwa perhatian terhadap masyarakat merupakan bagian dari semangat pengabdian aparatur sipil negara. Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk mendengar dan memahami kondisi warga, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan.
“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat, serta memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Al Amin yang juga menjabat Ketua DPM Muhammadiyah Kota Padang.
Selain mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi warga sehingga program bantuan dan pelayanan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.
Pada kesempatan itu, Al Amin bersama rombongan menyerahkan sejumlah bantuan berupa beras, mi instan, telur, kebutuhan bayi, serta bantuan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga Azil.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (bima)
