Kanwil BPN Sumbar Ekspose NPGT WP3WT, Data Spasial Jadi Dasar Penataan Ruang dan Pembangunan

PADANG, FOKUSSUMBAR.COM – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat melalui Bidang Penataan dan Pemberdayaan menggelar Ekspose Hasil Penyusunan Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Kecamatan Wilayah Pesisir, Pulau-Pulau Kecil, Perbatasan, dan Wilayah Tertentu (WP3WT), Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan menghasilkan data penatagunaan tanah yang valid dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan, penataan ruang, serta pembangunan wilayah berbasis data spasial.

Ekspose menghadirkan Achmad Syarif Hidayatulloh Ali dari Direktorat Penataan Wilayah Pesisir, Pulau-Pulau Kecil, Perbatasan, dan Wilayah Tertentu (Dit. Penataan WP3WT), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, yang memberikan arahan sekaligus masukan terhadap hasil penyusunan NPGT Kecamatan WP3WT di Sumatera Barat.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN UNP 2026 Serahkan Peta Jalur Wisata dan Peta Administrasi Nagari Paninggahan untuk Dukung Pariwisata dan Tata Kelola Wilayah

Achmad mengatakan, Neraca Penatagunaan Tanah memiliki peran strategis karena menyajikan informasi mengenai penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara komprehensif.

Dokumen tersebut juga dilengkapi analisis kesesuaian penggunaan tanah terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), serta informasi ketersediaan tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan.

“Neraca Penatagunaan Tanah menjadi instrumen penting dalam mendukung kebijakan pertanahan dan penataan ruang yang berbasis data spasial. Data yang valid, akurat, dan mutakhir akan menghasilkan perencanaan yang lebih tepat sasaran serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Achmad.

Menurutnya, hasil penyusunan NPGT tidak hanya bermanfaat bagi sektor pertanahan, tetapi juga menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan, pengendalian pemanfaatan ruang, hingga kebutuhan penelitian.

BACA JUGA :  Hanya 30 Persen Generasi Muda Fasih Bertutur Minang

“Melalui penyusunan NPGT Kecamatan WP3WT, kami ingin memastikan setiap kebijakan pemanfaatan ruang memiliki dasar data yang kuat. Dengan demikian, pembangunan di wilayah pesisir, pulau-pulau kecil, kawasan perbatasan, dan wilayah tertentu dapat berjalan secara tertib, selaras dengan rencana tata ruang, serta mampu menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.

Kegiatan ekspose ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN untuk memperkuat kualitas data spasial pertanahan sebagai landasan perencanaan pembangunan nasional maupun daerah.

Hasil penyusunan NPGT Kecamatan WP3WT diharapkan menjadi referensi yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan penataan ruang yang efektif, tertib, dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *