Cerpen : Nurul Jannah*) Ia tahu tak ada yang kembali, namun ia tetap menepati. Ia sudah tahu orang itu tidak…
Seni Budaya
seni budaya
“Rumah yang Retak”
Oleh: Nurul Jannah*) “Yang runtuh bukan dindingnya, tetapi rasa aman yang pernah kita titipkan tanpa ragu.” Pagi itu berlalu seperti…
“Jalan Pulang”
Cerpen : Nurul Jannah*) Ia tidak pernah tersesat. Ia hanya terlalu lama merasa tidak perlu pulang. Ridwan Lubis tahu persis…
Nikmat dan Hikmah Rezeki
Oleh : Shintalya Azis*) ADA hal sederhana yang sering kita ucapkan tanpa banyak berpikir, yaitu Alhamdulillah. Kita acap melafalkannya saat…
“Cahaya Kecil Kami”
Oleh : Nurul Jannah*) “Di tangan mungilnya, kami belajar, bahwa harapan selalu menemukan jalan pulang.” Rhealine…namamu kami panggilseperti memanggil cahayayang…
Kumpulan Cerpen Mangaji Indak Khatam: Menjembatani Baby Bomer hingga Gen-Z
PADANG, FOKUSSUMBAR.COM– Dunia kepenulisan di Sumatera Barat semakin seru. Terbaru, Firdaus Abie, mempersembahkan karya sastra berbahasa Minang. Judulnya, “Mangaji Indak…
“Tiga Puluh Tahun”
Oleh : Nurul Jannah*) “Ada perjalanan yang tidak pernah tercatat dalam angka, namun hidup di setiap lelah yang dipilih untuk…
“Tidak Pernah Cukup”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Tidak semua luka lahir dari kebencian. Ada yang tumbuh diam-diam… dari cinta yang tidak pernah menemukan…
“Yang Tidak Lagi Diam”
Oleh : Nurul Jannah*) “Di antara derap langkah yang memenuhi jalan, ada suara yang tak lagi mau dipinggirkan, suara yang…
“Jejak Pendidikan”
Oleh : Nurul Jannah*) Setiap tanggal 2 Mei, kita memperingati pendidikan. Namun yang lebih jujur adalah apakah kita benar-benar menjalaninya…atau…
“Perjalanan Terakhir”
Oleh: Nurul Jannah*) Malam itu, Senin, 27 April 2026, tidak pernah disiapkan untuk menjadi duka. Sekitar pukul 20.50 WIB, di…
SELAMAT JALAN, IYUT FITRA – Penyair yang Memeluk Kata Sampai Ajal
Oleh : Sastri Bakry*) KABAR itu datang tiba-tiba. Meski tak begitu mengejutkan, lukanya tetap dalam: Iyut Fitra berpulang. Penyair yang…
“Dentang Waktu”
Oleh : Nurul Jannah*) “Tidak semua waktu berlalu. Sebagian tinggal, menjadi saksi, menjadi rindu.” Di jantung Bukittinggi, berdiri sebuah sunyi…
“Bumi Terluka”
Oleh : Nurul Jannah*) “Bumi tidak pernah meminta banyak, ia hanya ingin kita berhenti melukainya.” Dulu, bumi berbicara pelan,lewat gemerisik…
“Harga yang Hilang”
Cerpen : Nurul Jannah*) “Tidak semua kehilangan membuat kita miskin. Ada yang membuat kita tidak lagi berani menatap diri sendiri.”…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
