Mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang Berhasil Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SDN 10 Patamuan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang berswafoto dengan siswa SDN 10 Patamuan, seusai Sosialisasi Edukasi Stop Bullying. (foto; ist)

PADANG PARIAMAN, FOKUSSUMBAR.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang bertugas di Nagari Tandikek Selatan, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, sukses melaksanakan kegiatan Sosialisasi Edukasi Stop Bullying di SDN 10 Patamuan.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang bertujuan menanamkan kesadaran kepada peserta didik mengenai pentingnya saling menghargai, menghormati, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman tanpa perundungan.

Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi yang sederhana, pemutaran video edukatif, permainan (ice breaking), sesi tanya jawab, hingga berbagi pengalaman secara langsung. Pendekatan tersebut membuat para siswa lebih mudah memahami bentuk-bentuk bullying, dampaknya terhadap korban, serta cara bersikap apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan.

Suasana haru menyelimuti kegiatan ketika memasuki sesi berbagi cerita. Beberapa siswa tampak meneteskan air mata saat menceritakan pengalaman yang selama ini mereka pendam.

BACA JUGA :  Lomba Palai Bada dan Lamang Golek Semarakkan HUT RI ke-81 di Pesisir Selatan

Dengan penuh keberanian, mereka mengungkapkan perasaan sedih akibat ejekan maupun perlakuan tidak menyenangkan yang pernah dialami di lingkungan sekolah. Momen tersebut menjadi bukti bahwa persoalan bullying masih nyata dan membutuhkan perhatian bersama dari sekolah, orang tua, serta masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga menghadirkan ruang yang aman bagi anak-anak untuk menyampaikan perasaan mereka. Para siswa diajak untuk berani berkata tidak terhadap bullying, saling mendukung sebagai teman, serta membangun budaya saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua KKN 52 Nagari Tandikek Selatan, Putra Rahmadani, menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini bukan diukur dari banyaknya materi yang disampaikan, melainkan dari keberanian anak-anak untuk membuka diri dan berbicara tentang apa yang mereka rasakan.

BACA JUGA :  Berkuasa Tanpa Rasa Malu

“Kami sangat terharu melihat anak-anak berani menyampaikan cerita yang selama ini mereka simpan. Bahkan ada yang menangis ketika menceritakan pengalaman menjadi korban bullying. Bagi kami, itu menjadi tanda bahwa kegiatan ini berhasil menghadirkan ruang yang aman bagi mereka untuk didengar. Harapan kami, sosialisasi ini tidak berhenti hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal terbentuknya budaya saling menghargai, saling menjaga, dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk bullying di lingkungan sekolah,” ujar Putra Rahmadani selaku Ketua KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang Nagari Tandikek Selatan.

Pihak sekolah memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap edukasi mengenai pencegahan bullying dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan adanya sinergi antara sekolah, mahasiswa, orang tua, dan masyarakat, diharapkan lingkungan pendidikan mampu menjadi tempat yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang setiap anak tanpa rasa takut akan perundungan.

BACA JUGA :  Lomba Palai Bada dan Lamang Golek Semarakkan HUT RI ke-81 di Pesisir Selatan

Melalui program ini, mahasiswa KKN 52 UIN Imam Bonjol Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Sosialisasi Stop Bullying di SDN 10 Patamuan diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang lebih peduli, berempati, dan berkarakter. (*/putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *