BAGI Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Dr. Aqua Dwipayana, perjalanan bukan sekadar berpindah dari satu kota ke kota lain.
Setiap langkah, setiap pertemuan, selalu menjadi ruang belajar yang menghadirkan pelajaran berharga tentang kehidupan.
Pada pekan terakhir Mei 2026, Dr. Aqua menjalani rangkaian aktivitas di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.
Dalam kurun beberapa hari, ia berinteraksi dengan ratusan orang dari berbagai profesi dan latar belakang. Dari para kepala sekolah, pelaku usaha kecil, porter stasiun, hingga anggota TNI, semuanya meninggalkan kesan mendalam.
“Yang paling menonjol dari mereka adalah totalitas dan keikhlasan dalam menekuni pekerjaan masing-masing,” ungkap Dr. Aqua.
Menurutnya, orang-orang yang ditemuinya memiliki satu kesamaan: mereka menjalani pekerjaan dengan sepenuh hati.
Mereka tidak sekadar bekerja untuk mendapatkan penghasilan, tetapi juga menjadikan pekerjaan sebagai sarana ibadah dan pengabdian kepada sesama.
Membangun Sekolah Terbaik dari Lereng Merapi
Salah satu sosok yang menginspirasi Dr. Aqua adalah Evi Apriyanti, Kepala SMP Negeri 2 Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Pertemuan mereka bermula setelah Dr. Aqua memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di SMP Negeri 2 Ngemplak pada 25 Mei 2026. Evi kemudian menghubunginya melalui WhatsApp. Komunikasi yang terjalin akhirnya membawa Dr. Aqua berkunjung langsung ke SMP Negeri 2 Cangkringan sehari kemudian.
Sekolah yang berada di kawasan kaki Gunung Merapi itu memberikan suasana yang sejuk dan nyaman. Saat tiba, Dr. Aqua mendapati Evi sedang memimpin rapat bersama para guru dan pegawai sekolah.
Meski baru menjabat sejak April 2026, Evi dinilai mampu membangun kekompakan dan semangat kerja di lingkungan sekolah.
Ia memiliki visi besar menjadikan SMP Negeri 2 Cangkringan sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya melahirkan siswa-siswa berkualitas, tetapi juga menjadi rujukan bagi sekolah lain.
Melihat rekam jejak dan semangat yang dimiliki Evi, Dr. Aqua optimistis cita-cita tersebut dapat terwujud.
“Saya melihat kepemimpinan yang kuat, optimisme yang tinggi, dan kemauan besar untuk terus belajar serta berinovasi,” tuturnya.
Keteguhan Pelaku Usaha Kecil
Pelajaran berikutnya datang dari seorang pegawai honorer Dinas Kabupaten Sleman bernama Febriyanto Dwi Prabowo.
Usai mengikuti sesi motivasi yang disampaikan Dr. Aqua, Febri memperkenalkan diri dan menceritakan usaha kuliner yang ia jalankan bersama istrinya, Dika Candra Sari.
Rasa penasaran membuat Dr. Aqua berkunjung langsung ke Dapur Laikha, usaha kuliner keluarga tersebut yang berlokasi di Tridadi, Sleman.
Di tempat itu, Dr. Aqua menyaksikan bagaimana pasangan muda tersebut melayani pelanggan dengan penuh keramahan.
Meski usaha yang dijalankan masih berskala kecil, semangat dan ketekunan mereka begitu besar.
Berbagai menu sederhana seperti kebab, burger, kentang goreng, hingga aneka minuman disajikan dengan pelayanan yang hangat dan penuh perhatian.
Yang membuat Dr. Aqua semakin terkesan adalah perjalanan hidup pasangan tersebut. Sebelum membuka usaha kuliner, mereka berjualan manik-manik dari satu pasar malam ke pasar malam lainnya.
“Semangat pantang menyerah mereka sangat luar biasa. Saya melihat optimisme dan kerja keras yang menjadi modal penting untuk meraih kesuksesan,” kata Dr. Aqua.
Pelajaran Kehidupan dari Porter Stasiun
Kesan mendalam lainnya diperoleh Dr. Aqua saat berada di Stasiun Tugu Yogyakarta pada dini hari, 29 Mei 2026.
Saat hendak berangkat menuju Surabaya menggunakan Kereta Api Mutiara Selatan, ia bertemu Agus Trian, seorang porter muda yang sedang bertugas.
Meski waktu menunjukkan pukul 01.00 WIB, saat sebagian besar orang masih terlelap, Trian tetap bekerja dengan penuh semangat. Ia menyapa para calon penumpang dengan ramah dan membantu mereka tanpa memperlihatkan kelelahan.
Bagi Dr. Aqua, Trian bukan sekadar porter. Tapi adalah sosok yang memancarkan energi positif dan ketulusan.
“Harus selalu semangat menjalani hidup ini, Pak. Banyak atau sedikit penumpang yang dilayani, tetap harus bersyukur,” ujar Trian kepada Dr. Aqua.
Kalimat sederhana itu menjadi pelajaran berharga. Di tengah rutinitas kerja yang panjang hingga dini hari, Trian tetap mampu menjaga sikap positif dan optimisme.
Keteladanan Prajurit dalam Melayani
Setibanya di Surabaya, Dr. Aqua kembali mendapatkan inspirasi dari sosok lain, yakni Sertu Sentot.
Anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa Koramil Gubeng itu mendapat amanah untuk mendampingi dan melayani Dr. Aqua beserta keluarga selama berada di Kota Pahlawan.
Selama tiga hari kebersamaan mereka, Sentot menunjukkan profesionalisme, kerendahan hati, dan dedikasi yang tinggi. Ia dengan sigap membantu setiap kebutuhan serta membagikan berbagai pengalaman selama bertugas di sejumlah daerah di Indonesia.
Yang paling berkesan bagi Dr. Aqua adalah rasa syukur yang selalu ditunjukkan Sentot terhadap setiap amanah yang diterimanya.
Selama karier militernya, Sentot pernah dipercaya mendampingi sejumlah Komandan Kodim di Surabaya. Semua pengalaman tersebut dijalaninya dengan penuh kebanggaan dan rasa hormat.
“Saya sangat bersyukur pernah mendapatkan kesempatan melayani para komandan. Dari mereka saya banyak belajar,” ungkap Sentot.
Bagi Dr. Aqua, sikap seperti itulah yang menjadi kunci keberhasilan seseorang dalam menjalani kehidupan.
Belajar dari Siapa Saja
Rangkaian perjalanan di Yogyakarta dan Surabaya semakin menguatkan keyakinan Dr. Aqua bahwa pelajaran hidup tidak selalu datang dari ruang kelas, seminar, atau buku-buku tebal.
Justru sering kali, pelajaran paling berharga hadir dari orang-orang yang menjalani profesinya dengan penuh cinta, totalitas, dan keikhlasan.
Mereka mengajarkan bahwa pekerjaan apa pun akan bernilai mulia ketika dilakukan dengan sungguh-sungguh. Ketika seseorang bekerja dengan hati, manfaatnya tidak hanya dirasakan dirinya sendiri, tetapi juga oleh banyak orang di sekitarnya.
“Saya sangat bersyukur dipertemukan dengan orang-orang hebat seperti mereka. Setiap perjumpaan menjadi kesempatan untuk belajar dan memperkaya diri,” ujar Dr. Aqua.
Perjalanan itu pun menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai tantangan kehidupan, selalu ada orang-orang yang tetap memilih untuk optimistis, bekerja sepenuh hati, dan menebarkan kebaikan kepada sesama. (hendri parjiga)




